Kita memang hobi baku hantam?

Dorongan berkelahi adalah anugerah Tuhan. Tapi mestikah kita selesaikan semua persoalan dengan berkelahi? Di jalan sopir pada ribut dengan sopir lain, di pasar pedagang ribut rebutan pembeli, di lorong tukang becak rebutan penumpang juga, tukang ojek tidak jauh beda. Di rumah suami isteri bertengkar, anak ikut-ikutan. Aparatnya juga, paling hobi.... Terus saja berkelahi kalau kita mau mati muda. Apa memang harus begini? Tidak... tidak sama sekali. Beta harap katong samua punya kerinduan yang sama akan Maluku yang damai, tenteram, dan bersaudara. Berkelahi terus??? Capek dehhhhh......

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Kasi kami komentar